down angle photography of red clouds and blue sky
Tak selamanya yang indah, cepat.

Menanti adalah Usaha

Tidak selamanya yang cepat, indah

Tidak selamanya yang indah, cepat

Kadang kita perlu melambatkan tempo

Untuk melihat sesuatu yang lebih berharga

Mungkin itu tidak indah

Mungkin itu bukan yang diharapkan

Tetapi itu lebih berharga

Lebih dari semua yang kita anggap “indah”

Bertanya pula diriku

“Apa yang berharga itu?”

Aku memandang ke atas

Dan langit menjawab “Dia”

“Dia”?

Dia yang aku cinta selama ini?

Atau ada seseorang lain?

Atau mungkin, selama ini aku tidak mencinta sama sekali?

Sebab aku mencari dia

Dan bukan “Dia”

Langit pun kembali menyapa aku

“Hai Bim! Sudah lama tak berjumpa!”

Siapakah "Dia"?

Jawaban apa itu?

Siapakah itu?

Atau aku saja yang sudah lupa?

Apakah itu “Dia”?

Adakah “Dia” rindu denganku?

Adakah orang yang merindukanku?

Langit kembali menjawab

“Tentu! Aku merindukanmu!”

Bukannya selama ini aku bersama-Mu?

Bukannya selama ini aku berdoa kepada-Mu?

Langit kembali menjawab

“Yakinkah kamu dengan hal itu?”

Tentu aku yakin!

Tentu aku yakin!

Langit kembali menjawab

“Ragamu bersama-Ku, tetapi tidak dengan hatimu”

Raga? Hati?

Akan kuseberangi lautan demi Engkau!

Langit kembali menjawab

“Bahkan untuk hal sederhana, engkau melupakan-Ku, Bim”

Sederhana? Lupa?

Apakah selama ini aku melupakan-Mu?

Bukannya selama ini aku bersama-Mu?

Bukannya selama ini aku berdoa kepada-Mu?

Langit kembali menjawab

“Aku mengasihimu melampaui apapun”

“Aku mengerti keluhanmu”

“Aku mengasihimu melampaui apapun”

Tenanglah aku

Ternyata inilah yang berharga

Sebuah perjalanan bersama Dia

Tenanglah aku

Cepat atau Indah?

Tidak selamanya yang cepat, indah

Tidak selamanya yang indah, cepat

Sebab yang indah adalah Dia

Walaupun itu tidak cepat

Bima Anugerah (Malang, 3 November 2021)

Bisa di-share juga nih...

2 tanggapan untuk “Menanti”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.